Wow..

Wow… Cemilan Makaroni Jedar dari Madiun Dijual hingga Malaysia

TIMESINDONESIA, MADIUN – Siapa yang tidak tahu cemilan pedas makaroni. Sasaran ringan gurih itu banyak digandrungi pecinta kuliner. Pun demikian dalam Madiun. Tidak sulit mencari penjual cemilan makaroni. salah satunya Wahyu Setyawan (25) asal Nglames, Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang memilih usaha makaroni aneka rasa dan saat ini penjualannya terus menggeliat. Cemilan makaroni milik Wahyu yang dilabeli Makaroni Jedar itu diolah sendiri & disajikan praktis dalam packaging baru.

“Dulu pertama usaha waktu masih kuliah dan dijual ke teman-teman di kampus, tahun 2017, waktu itu masih plastik bungkusnya, dan akhirnya tahun 2019 packaging saya upgrade lebih baru dengan memakai aluminium foil, ” ujar Wahyu Setiawan, Owner Makaroni Jedar kepada TIMES Indonesia, Minggu (25/10/2020).

Jiwa muda Wahyu yang dulu masih dewasa 23 tahun ingin mencari penghasilan sampingan menemukan ide untuk menjajakan makaroni yang saat itu pantas booming. “Jadi dulu yang sering makaroni pedas kan banyak, iseng-iseng nawarin dan ternyata laku, ” terangnya.

Produk Makaroni Jedar milik Wahyu memiliki kaum varian rasa serta tingkat kepedasannya. Mulai rasa balado, jagung bakar, BBQ, keju, dan lombok ijo dengan level hot aja, hot banget, dan hot iblis jedar.

Makaroni Jedar bisa ditemui dalam sejumlah kafe maupun supermarket dalam Kota Madiun, dengan harga yang relatif ekonomis yakni Rp tujuh. 000 per kemasan berisi 80 gram. “Sebenarnya produk saya pula sudah sampai Malaysia, banyak teman-teman yang di sana beli, ” jelas Wahyu.

Secara harga yang ekonomis, membuat produknya terangkau berbagai kalangan. Dalam sebulan dirinya mampu memproduksi sendiri had lebih dari 500 kemasan, secara omzet sekitar Rp 3, 5 juta. “Tergetnya bulan ini mampu masuk pasaran Magelang, ” tambah owner Makaroni Jedar Nglames, Madiun. (*)