Waduh, Mangga Dapat Lawan Kegemukan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebuah studi dari Oklahoma State University mengungkapkan buah mangga memiliki beragam laba untuk kesehatan. Konsumsi buah tala dapat mencegah hilangnya bakteri jalan dalam usus.

Taat para peneliti, beberapa jenis bakteri dalam usus memiliki peranan penting dalam kasus kegemukan dan penyakit terkait, seperti diabetes tipe-2. Namun, bakteri baik dalam usus itu mampu ‘lenyap’ akibat konsumsi luhur lemak.

“Mangga merupakan sumber serat baik. Dalam kurang studi sebelumnya dilaporkan buah itu memiliki kemampuan anti-obesogenic atau senyawa kimia yang berperan dalam terjadinya kegemukan, hypoglycemic atau gula pembawaan rendah, dan immunomodulatory atau memperkuat kekebalan tubuh, ” kata Professor Oklahoma State University, Edralin Lucas, dilansir dari Daily Mail, Selasa (13/9/2016).

Dalam percobaan, para peneliti menggunakan 60 zirnikh yang dibagi menjadi empat perlakuan asupan selama 12 pekan. Gabungan tersebut terbagi dari berdasarkan jumlah kalori yang didapat dari konsumsi lemak, seperti 10 persen, 60 persen, atau kombinasi dengan tala.

Asupan makronutrien semacam karbohidrat dan protein semua diperlakukan sama. Begitu pula dengan nutrisi lainnya seperti kalsium, fosfor & serat.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menunjukkan bahwa tikus dengan diberikan konsumsi mangga paling kurang kehilangan bakteri usus baik. Kemerosotan ini berimbas pada penurunan risiko kegemukan dan penyakit degeneratif bagaikan diabetes.

Namun pengkajian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui dampak penerapannya pada pribadi. Selain itu, dampak konsumsi mangga secara langsung pada bakteri usus belum pernah diuji. (*)