Terminal 2 Changi Singapura Setop Berdiam 1, 5 Tahun karena Corona

Terminal 2 Changi Singapura Setop Berdiam 1, 5 Tahun karena Corona

SINGAPURA, Waspada. co. id – Singapura akan menghentikan operasional Terminal 2 Bandara Changi selama 18 bulan atau satu separuh tahun akibat pandemi virus corona mulai 1 Mei.

Menteri Transportasi Khaw Boon Wan mengatakan penangguhan dilakukan untuk menghemat biaya operasional operator bandara, penyewa ritel, dan juga maskapai penerbangan.

Seperti dikutip lantaran Channel News Asia, Khaw mengatakan wabah Covid-19 sangat berdampak di dalam industri penerbangan.

Akibat penghentian sementara ini, maka operasional di Terminal 2 akan dialihkan ke tiga terminal bandara yang lain. Sementara Singapore Airlines akan berfungsi di Terminal 3.

“Yang penting, ini juga memungkinkan kami untuk mempercepat pekerjaan peningkatan di Terminal 2 yang zaman ini berjalan dan mempersingkat waktu proyek hingga satu tahun, ” kata Khaw di parlemen.

Changi Airport Group (CAG) pada Januari lalu mengumumkan rencana peningkatan kapasitas untuk T2 yang memungkinkan menampung tambahan lima juta penumpang per tahun dan dijadwalkan selesai pada 2024.

Dengan penangguhan operasional di T2, maka penyelesaian pekerjaan dapat dimajukan hingga satu tahun.

Wakil Perdana Menteri Heng Swee Keat bulan lalu mengatakan kalau jumlah penumpang yang tiba di Bandara Changi telah turun bertambah dari 90 persen sejak wabah Covid-19 menyerang.

Mematok Senin (6/4) malam, data membuktikan ada 1. 309 kasus infeksi virus corona di Singapura. Lantaran jumlah itu, 320 pasien dinyatakan sembuh, dan enam meninggal.

Singapura juga mengkarantina setidaknya 20 ribu pekerja migran semasa dua pekan ke depan sesudah lonjakan kasus virus corona (Covid-19) terdeteksi berasal dari asrama tenaga kerja asing.

Bagian berwenang Singapura menemukan 120 urusan Covid-19 baru dalam sehari di dalam Minggu (5/4). Jumlah tersebut menjelma rekor tertinggi sejauh ini.

Sebagian besar dari ratusan kasus baru itu ditemukan pada asrama-asrama pekerja migran.

Demi mencegah penyebaran corona, Perdana Menteri Lee Hsien Loong menetapkan menghentikan semua aktivitas perkantoran dan sekolah mulai besok, Selasa (7/4).

Meski begitu, Lee menuturkan aktivitas tertentu seperti bengkel produksi makanan, pasar dan supermarket, klinik, rumah sakit, utilitas, transportasi, dan perbankan akan tetap berfungsi.

Semua objek wisata, taman hiburan, museum, kasino dan fasilitas umum seperti kolam renang, pusat kebugaran, studio kebugaran, dan fasilitas di hotel juga mau ditutup. Acara olahraga dan kesibukan keagamaan juga tetap ditutup tatkala seperti yang telah diumumkan sebelumnya. (cnn/data3)