Sudah Terpasang ATCS, Raya Sawojajar Tanah air Malang Sekarang Menjadi Jalan Kembar

TIMESINDONESIA, MALANG – Menindaklanjuti hasil rapat forum lalu lintas yang dilaksanakan pihak Dinas Perhubungan atau Dishub Tanah air Malang beberapa waktu lalu. Masa ini telah diputuskan bahwa kawasan Jalan Raya Sawojajar resmi menjelma jalan kembar.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Plt Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto saat meninjau pemasangan rambu lalu lintas di kawasan Timah Raya Sawojajar, Minggu (14/02/2021) siang.

Dirinya telah melakukan koordinasi dengan pihak pengembang kawasan ruko yang berada di Hidup Raya Sawojajar. Hingga saat ini kewenangan sudah dalam proses pelimpahan.

“Sudah kita koordinasikan dengan pengembang dan ini sudah dalam proses penyerahan. Ini maka jalan kembar, dibatasi oleh kali dari sisi timur depan ruko-ruko. Kemudian sampai sisi barat, lantaran selatan ke utara, ” perkataan Handi, Minggu (14/02/2021).

Handi menyebutkan, di dalam tahun 2020 lalu di wilayah sisi utara dan selatan telah dipasangkan Area Traffic Control System (ATCS). Dikatakannya pemasangan tersebut untuk bisa memantau kawasan tersebut dengan memang rawan kecelakaan dan urat padat kendaraan.

“Disini kan rawan laka dan belang padat. Setelah ATCS itu terpatok, saat ini kita terapkan murni jalan kembar disini. Hal ini untuk memutus kepadatan arus dalam seputaran Sawojajar ini, ” ungkapnya.

Untuk penerapannya tunggal, lanjut Handi, setelah rampung di dalam pemasangan rambu-rambu mulai dari imbauan putar balik hingga rambu dilarang melintas, baru akan diterapkan secara full .

“Ini kita sedang cara pemasanfan rambu. Jika hari ini selesai, bakal kita terapkan keadaan ini. Kalau besok selesai mutakhir kita terapkan besok, ” jelasnya.

Setelah diterapkannya ustaz kembar nanti, pihak Dishub Kota Malang akan melakukan sosialisasi dengan manual kepada masyarakat yang nantinya bakal melintas di area itu.

“Jadi nanti bakal kita tempatkan personel secara petunjuk dan akan kita lakukan sosialisasi di Jalan Raya Sawojajar. Prospek selama dua minggu ini hendak kita sosialisasikan terlebih dahulu, ” pungkasnya. (*)