Seluruh Eropa Memberlakukan Pembatasan Baru Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Infeksi Covid-19 di seluruh Eropa meningkat dan pemerintahnya memberlakukan pembatasan baru untuk menyerang gelombang kedua infeksi, termasuk pemberlakuan jam malam.

Perancis mulai Sabtu depan akan meresmikan jam malam di sembilan kota yakni di Paris, Marseille, Lyon, Lille, Aix-en-Provence, Rouen, Toulouse, Grenoble, dan Montpellier.

Presiden Prancis Emmanuel Macron seperti dilansir di BBC juga telah mengumumkan soal itu dalam sebuah ramah dengan televisi.

Ia menyatakan orang harus tetap di dalam rumah mulai pukul 21: 00 hingga 06: 00 pagi di Paris dan delapan kota lain untuk mengendalikan penyebaran cepat Covid-19 di negara tersebut.

“Jam malam akan diberlakukan  setidaknya selama empat minggu, ” kata Macron.

Tindakan itu bakal menghentikan orang mengunjungi restoran serta rumah pribadi pada malam serta malam hari.

Warganya harus memiliki alasan yang berlaku untuk berada di luar sendi mereka selama jam malam. Penjelajahan penting akan diizinkan.

Namun sekolah akan tetap buka dan orang-orang masih bisa menyelenggarakan perjalanan antar daerah pada siang hari.

“Kami kudu bertindak. Kami perlu menghentikan penyaluran virus, ” kata Macron, seraya menambahkan bahwa dia memahami kalau jam malam adalah hal dengan sulit untuk diharapkan.

Pemerintah Macron juga akan mencari jalan untuk memperpanjangnya menjadi enam minggu. Keadaan darurat juga telah diumumkan karena pada hari Rabu selalu Perancis mencatat ada 22. 951 infeksi

Presiden Macron mengatakan gelombang virus korona itu berbeda dengan wabah pada musim semi karena virus tersebut sudah menyebar ke seluruh bagian Prancis.

Penguncian parsial pula diberlakukan di Belanda pada jam 22: 00 (20: 00 GMT) dan kafe serta restoran kudu tutup.

Sebelumnya di dalam hari Rabu, wilayah timur laut Spanyol di Catalonia mengatakan kalau bar dan restoran akan menutup selama 15 hari mulai Kamis.

Republik Ceko selalu telah menutup sekolah dan kantin. Ini memiliki tingkat infeksi tertinggi di Eropa selama dua minggu belakang, dengan 581, 3 kasus bola lampu 100. 000 orang

Di seluruh Eropa, tingkat infeksi Covid-19 meningkat, dimana Rusia selalu melaporkan rekor 14. 321 urusan setiap hari pada hari Rabu dan 239 kematian lebih lanjut. pembatasan baru pun diberlakukan. (*)