Rekomendasi Tempat Wisata Prasejarah di Nusantara

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Indonesia memiliki tempat wisata prasejarah. Pada lokasi wisata ini tergambar bagaimana peradaban manusia masa lampau.

Jika biasanya Anda cakap di buku atau hasil pekerjaan di internet, tak ada salahnya jika langsung datang dan tahu dengan mata kepala sendiri.

Berikut rekomendasi tempat wisata prasejarah di Indonesia

1. Leang-Leang

Leang-Leang terletak pada Maros, Sulawesi Tengah. Lokasinya tidak jauh dari pegunungan karst terbesar di Indonesia.

Disini banyak terdapat gua prasejarah yang meninggalkan jejak masa lalu manusia di zaman purba. Pettae Kere, salah satu nama leang atau gua di taman ini dengan terdapat 27 gambar telapak tangan pada dinding gua dan peranti pada zaman dulu yang serupa alat serpih bilah dan serampangan panah.

2. Sangiran

Sangiran di Jawa Tengat, tepatnya terletak di dua Kabupaten yakni Sragen dan Karanganyar, atau sepotong utara Kota Solo.

Tempat ini telah dimasukkan pada situs prasejarah penting dunia oleh Unesco pada 1996 silam. Di situs ini, terdapat pula museum yang menyimpan fosil berjumlah invalid lebih 14. 000 item. Selain fosil, terdapat pula artefak, & peraga yang dapat dilihat sebab setiap pengunjung.

Ada juga ruang pamer yang memutar film pendek tentang pembentukan daerah semesta hingga pembentukan kepulauan dalam Indonesia.

3. Bukit Padang

Gunung sekaligus situs prasejarah ini terletak di Cianjur Jawa Barat. Warga setempat mengkeramatkan tempat ini, karena dianggap sebagai tempat Prabu Siliwangi membangun istana di semalam.

Di Bukit Padang terdapat batu andesit, karena peninggalan prasejarah di gunung ini memang pada periode megalitikum ataupun zaman batu.

Studi menyebutkan, Gunung Padang lebih sampai umur dibanding Piramida Giza di Mesir. Bentuk Gunung Padang juga serupa Piramida Giza. Maka banyak karakter percaya bahwa situs ini punya keterikatan dengan Piramida Giza pada Mesir.

4. Patiayam

Situs patiayam terletak di Kudus Jawa Tengah. Situs Patiayam, pada nilai paling lengkap karena keberadaan fosil manusia purba, fauna vetebrata, dan invetebrata, hingga alat-alat yang terbuat dari batu, yang dipercaya adalah hasil budaya manusia purba. Di tahun 2005, situs prasejarah ini masuk kedalam cagar budaya Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah.

5. Gaung Harimau

Gua Harimau terletak di Lahat, Sumatera Utara. Di kedudukan ini, pengunjung dapat melihat lukisan cadas yang berada pada langit-langit gua, pemakaman kuno manusia dibanding ras Austronesia, dan kerangka hewan seperti ikan, harimau, gajah, cengkok, yang di yakini sebagai hasil buruan manusia pada zaman purba.

Hingga saat itu, situs prasejarah Gua Harimau masih dilakukan penilitian oleh para terampil arkeologi mengingat, pada tahun 2014 masih didapati serpihat batu obsidian, alat penipis, dan alat tumbuk. (*)