Realisasikan Program Link and Match, Apa Kata Iduka Tentang Lulusan Skentara Surabaya?

TIMESINDONESIA, SURABAYA – SMK Kesehatan Nusantara (Skentara) Surabaya dengan tagline “ your future our vision ” sejatinya mendukung bahkan meralisasikan program “ link and match ” yang diluncurkan oleh Direktorat Mitras Dudi.

Skentara terus meningkatkan kompetensi peserta didik yang pantas dengan target kompetensi dengan diinginkan Iduka. Alhasil, banyak lulusan SMK Kesehatan Nusantara Surabaya yang terserap jadi tenaga kerja di kira-kira Iduka.

Alumni SMK Kesehatan Nusantara Surabaya dengan diterima bekerja di Apotek K24.

Beberapa Iduka tersebut di antaranya adalah Toko obat Kimia Farma, Apotek K24, RSIA Nur Umi Numbi Surabaya, Medika Nusantara (Menara), dan Klinik Kecantikan Le Chila.

Melalui Bursa Kegiatan Khusus (BKK), SMK Kesehatan Nusantara Surabaya melakukan anjangsana ke beberapa Iduka tersebut dalam rangka penelusuran alumni dan melakukan hubungan kerja sama.
“Dari buatan kunjungan itu, kami menyabet banyak respons positif tentang kinerja lulusan kami, ” ujar Ilya Ayu Atika, Staf BKK SMK Kesehatan tubuh Nusantara Surabaya.
Menurut Ayu, beberapa respons Iduka mengungkapkan bahwa lulusan SMK Kesehatan Nusantara Surabaya diakui memiliki kinerja yang pas baik, dapat dengan mudah memahami SOP dan menerapkannya dalam bekerja.
Serupa diakui Dian Medina Permatasari, Apoteker Penanggung Jawab Apotek Kimia Farma Perak Surabaya bahwa alumni Skentara lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kerjanya.

“Hal ini mungkin karena itu sudah mendapatkan pengalaman magang di Apotek Kimia Farma selama sekolah. Jadi tidak kaku dan mudah beradaptasi, ” jelas Dian.

Alumni Skentara yang diterima bekerja di RSIA Nun Umi Numbi.

Tidak cuma secara praktis, lulusan SMK Kesehatan Nusantara Surabaya selalu terbilang matang dan cakap dalam segi keilmuan. Inilah yang kemudian menjadi jumlah tambah sehingga beberapa Iduka aktif bekerja sama dengan sekolah dan dapat menerima lulusan SMK Kesehatan Nusantara Surabaya untuk bekerja di sana.
“Kami merekrut dua lulusan keperawatan SMK Kesehatan Nusantara Surabaya sebab pengetahuan dan pemahaman itu tentang dasar anatomi tubuh manusia cukup mendalam, ” ujar Prischila Indah Ragius Priyono, Pimpinan Klinik Kebaikan Le Chila Surabaya.
Hal senada juga disampaikan oleh Fiqih Eka Saputri, Kepala Instalasi Farmasi RSIA Nun Umi Numbi Surabaya dan Sigit Raharjo, Manajer Operasional Apotek K-24 provinsi Surabaya bahwa lulusan Skentara sangat memenuhi syarat buat bekerja di apotek, kejadian ini mengingat pemahaman mereka tentang pelayanan kefarmasian yang cukup baik.

Selain Apotek Kimia Farma, Apotek K-24, dan RSIA Nun Umi Numbi Surabaya, Iduka yang merekrut lulusan Skentara sekaligus melakukan kegiatan sama secara berkesinambungan merupakan Medika Nusantara (Menara) dengan begerak di bidang perluasan skill keperawatan dan pelatihan khitan.

Direktur Menara Ali Maghfuri mengirimkan terima kasih kepada SMK Kesehatan Nusantara Surabaya karena beberapa tahun terakhir sudah bekerja sama dengan Benara dalam program rawat luka bagi pasien.
Dibanding berbagai pendapat Iduka di atas, membuktikan bahwa lulusan SMK Kesehatan Nusantara (Skentara) Surabaya siap terjun dalam bidang masing-masing dan bakal terus meningkatkan kompetensi lulusan sesuai dengan kompetensi yang diinginkan Iduka. (*)