PPKM Mikro, Polres Malang Klasifikasikan 17 Ribu RT di Kabupaten Sial

TIMESINDONESIA, MALANG – Polres Malang siap melaksanakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro. Langkah awal dilakukan, yakni melaksanakan klasifikasi terhadap 17 Ribu RT di Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, PPKM Mikro ini bakal diterapkan 9-22 Februari 2021, mengacu pada Instruksi Mendagri No 3 Tahun 2021.

“Semua RT yang ada di Kabupaten akan kami lakukan klasifikasi terlebih dahulu. Tentunya mengacu pada Arahan Mendagri, ” ujarnya kepada TIMES Indonesia, Senin (8/2/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, ada beberapa klasifikasi yang telah ditentukan. Diantaranya mengklasifikasi masing-masing RT maupun RW sesuai secara kondisinya masing-masing.

OPerasi Yustisi Kab Malang Operasi Yustisi yang dilakukan Porles Malang. (Foto: Binar Gumilang / TIMES Indonesia).

“Kalau utama RT tidak ada kasus maupun pasien positif Covid-19, maka meresap zona hijau. Sedangkan satu RT yang ada satu hingga lima orang terpapar Virus Covid-19, oleh sebab itu masuk zona kuning, ” ungkapnya.

Sedangkan apabila tersedia lima orang dalam satu RT terkena Covid-19, kata dia, maka akan masuk dalam zona abang. Menurutnya, ini terus akan dilakukan pemantauan di masing-masing RT.

“Saat ini kami pantas melakukan pendataan dan mengklasifikasikan masing-masing RT tersebut, ” kata Perwira Menengah atau Pamen Kepolisian dengan dua melati di pundaknya tersebut.

Sedangkan yang menyendirikan kata dia, akan lebih memajukan tokoh masyarakat di masing-masing RT dalam melakukan penanganan Virus Covid-19.

OPerasi Yustisi Kab Malang a Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dan Dandim 0818 Letkol Inf Yusub Dody Sandra ketika proses Yustisi. (Foto; Binar Gumilang / TIMES Indonesia)

“Artinya, sama dengan implementasi Kampung Tangguh Semeru binaan yang ada di Kabupaten Malang, ” terangnya.

Dalam menerapkan PPKM Mikro kata dia, Polres Malang akan tetap melakukan Opera Yustisi penegakan protokol kesehatan utamanya di RT Kabupaten Malang mendalam zona merah. (*)