Pas Saat Pandemi, Ini Khasiat Jahe untuk Kesehatan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Selain digunakan sebagai rempah bumbu dapur, jahe juga sering dijadikan obat herbal. Hal tersebut karena jahe memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan. Apalagi disaat Pandemi Covid-19 ini.

Khasiat-khasiat ini ada, karena bermacam-macam kandungan jahe yang ada lulus lengkap, mulai dari vitamin, mineral, hingga nutrisi makro seperti protein dan karbohidrat.

Jahe juga mengandung kandungan khas yang sangat baik untuk kesehatan, yakni gingerol. Gingerol ini yang berperan sebagai pemberi khasiat paling besar dalam jahe.

Berikut ini manfaat yang didapat sebab mengonsumsi jahe:

satu. MENGATASI BANGKIT

Sebuah penelitian menunjukkan mengonsumsi sekitar 1 gram jahe per hari mampu membantu mengurangi mual dan turun pasca operasi. Tidak hanya itu, jahe juga mampu mengurangi menikmati mual dan muntah yang disebabkan mabuk perjalanan, kemoterapi, dan usikan pencernaan.

2. MENYALAHI MASALAH PENCERNAAN

Dikenal dari generasi ke generasi, jahe merupakan salah satu bahan alternatif untuk memperlancar sistem pencernaan.

Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan fakta iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di penyerapan.

Jahe juga dikenal sebagai carminative, suatu substansi yang sanggup membantu mengeluarkan gas berlebih dengan ada di sistem pencernaan. Perkara pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe.

3. MENGURANGI RASA RENDAH

Suatu penelitian dengan dilakukan di University of Georgia menyatakan bahwa konsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi sakit-sakit otot yang diakibatkan oleh berolahraga hingga 25%.

Kebaikan jahe juga dapat mengurangi kecil akibat dysmenorrhea, rasa sakit pada era menstruasi. Dalam suatu penelitian, disebutkan bahwa 60% wanita merasa mengecap sakit yang dikarenakan oleh halangan berkurang setelah mengonsumsi jahe.

4. MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH

Kandungan gingerol dalam jahe dapat meningkatkan imunitas tubuh. Gingerol terbukti memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

Selain itu, gingerol juga menurunkan risiko infeksi. Studi menunjukkan, ekstrak jahe dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri. Jahe juga efektif melayani bakteri mulut dan melawan virus penyebab penyakit pernapasan.

5. ANTI PENUAAN DAN KANKER

Jahe bersifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif yang bisa mengendalikan proses penuaan. Manfaat jahe yang lain, tanaman herbal ini juga memiliki potensi antimikroba yang dapat membangun dalam mengobati penyakit menular. Bahkan, manfaat jahe disebut-sebut dapat menghalangi berbagai kanker.

Hendak tetapi, ada satu hal dengan mesti digarisbawahi. Menurut jurnal pada atas, meski potensi antikanker jahe telah terdokumentasi dengan baik, khasiat jahe terhadap kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut sebelum mengklaim kemanjurannya.

6. ANTI PERADANGAN

Gingerol di jahe yang bersifat anti-inflamatori bermanfaat untuk mengurangi sakit persendian. Kejadian ini menjelaskan mengapa mereka dengan menderita penyakit persendian seperti osteoarthritis dan rematik melaporkan berkurangnya menikmati sakit setelah mengonsumsi jahe secara teratur.

Mengonsumsi jahe tidak hanya mengurangi rasa sakit tetapi juga mengurangi pembengkakan di dalam bagian yang sakit. Jahe diperkirakan dapat menghambat komponen yang berperan dalam proses inflamatori dalam tubuh seperti sitokin, kemokin, kondrosit, dan leukosit.

7. MENURUNKAN BERAT LEMBAGA

Jahe juga terbukti mampu mengurangi berat badan. Studi mendapati suplemen jahe secara kaya dapat mengurangi berat badan serta rasio pinggang-pinggul.

Menuntut pada 2016 terhadap 80 perempuan dengan obesitas menunjukkan jahe bisa membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) dan kadar insulin darah. Kadar insulin darah yang luhur dikaitkan dengan obesitas.

Jahe mampu membantu meningkatkan total kalori yang dibakar oleh tubuh sehingga menurunkan berat badan lebih baik.

8. MENYANDARKAN GLUKOSA DARAH HINGGA KOLESTEROL

Dilansir dariUS National Library of Medicine National Institutes of Health – mengenai khasiat jahe, rutin mengonsumsi jahe juga bisa menyandarkan glukosa darah secara signifikan. Tidak cuma itu, konsumsi jahe secara rutin juga bisa menurunkan kolesterol LDL (lemak jahat), trigserida, sekaligus meningkatkan HLD (lemak baik).

Itulah manfaat yang mampu didapat dari konsumsi jahe. Jahe bisa dikonsumsi dalam berbagai ragam bentuk seperti permen jahe, susu jahe, minuman-minuman tradisional seperti wedang jahe dan wedang uwuh & lain sebagainya. (*)