Menpora RI: Semoga UPI YAI Terus Tetap Mencetak Entrepreneur Muda

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menpora RI, Zainudin Amali terus mendorong agar pihak-pihak yang telah bekerjasama dengan Kemenpora, khususnya di kampus-kampus untuk tetap berusaha mencetak lebih banyak mahasiswanya berminat menjadi entrepreneur muda. Situasi itu disampaikan usai membuka Kuliah Kewirausahaan Pemuda secara daring bergandengan dengan Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia (UPI YAI).

Seminar ini mengambil tema Menjadi Wirausaha Muda dan melalaikan yang Siap Menghadapi Tantangan Era Peradaban Baru.

Menurutnya kegiatan Webinar ini masuk dalam program prioritas Kemenpora RI dengan kedua yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan bergaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. “Kami di Kemenpora bersama lembaga lainnya berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menghasilkan para wirausahawan, ” katanya dalam keterangan tertulis dengan diterima TIMES Indonesia di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

“Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini program prioritas Kemenpora ini betul relevan dengan banyaknya orang yang mengalami putus hubungan kerja (PHK). Indonesia akan mengalami bonus demografi yang mana usia produktif mau sangat banyak dan jika tak dimanfaatkan dengan baik akan menjadi beban negara, ” ucapnya.

Menurutnya, Kemenpora bersama dengan perguruan tinggi berkewajiban menyiapkan sejak dini, sejak awal para mahasiswa mengenai semangat berwirausaha. “Banyak contoh lulus wirausahawan yang mulai usaha dari sangat kecil kemudian menjadi gede dan terus berkembang. Kemenpora menetapkan mencetak 5. 000 wirausahawan bujang, ” urainya.

Kemenpora lanjutnya, tidak akan mampu tunggal dalam mencapai target mencetak 5. 000 wirausahawan muda, tentunya bakal berkolaborasi dengan berbagai pihak kementerian/lembaga, BUMN, pihak swasta untuk menyampaikan kesempatan dan pengalaman bagi itu yang benar-benar berniat menjadi wirausahawan.

“Kemenpora setiap tarikh akan berusaha memperluas kerjasama biar mulai banyak tercipta wirausahawan baru sebab saat ini Indonesia secara jumlah baru mencapai 3% wirausahawan dari total jumlah penduduknya. Kita jauh tertinggal dengan negara lain perhatian di bidang entrepreneurship ini pula sangat serius, ” tambahnya.

“Semoga kerjasama Kemenpora dengan UPI YAI tidak hanya pada bidang kewirausahaan saja tetapi bagian lain yang memungkinkan untuk bisa berkolaborasi. Terima kasih kepada peserta tekuni kesempatan ini jangan disia-siakan, ” kata Menpora RI.

Sebelumnya Rektor UPI YAI Yudi Yulius menyampaikan para pelaku usaha di Indonesia telah mencapai 3%, menurutnya Indonesia masih kudu terus berkompetitif dengan negara ASEAN lainnya seperti Malaysia dan Singapura. “Di Singapura pelaku usahanya sudah mencapai 7%, Malaysia 5% buat itu Indonesia perlu mengejarnya buat menciptakan pelaku usaha baru, ” katanya.

“Melalui kesibukan ini diharapkan tercipta wirausahawan muda baru untuk meningkatkan perekonomian Nusantara yang lebih baik, untuk tersebut peranan pemuda dan mahasiswa memiliki peranan penting sebagai generasi kaum yang cepat beradaptasi di masa 4. 0, ” tutur Menpora MENODAI, Zainuddin Amali. (*)