Legislator Mufti apresiasi kinerja Erick Thohir tangani COVID-19

Restrukturisasi nilai sebagian sudah jalan, itu menyenangkan. Tapi saya harap digencarkan maka ke UMKM di kecamatan-kecamatan supaya ekonomi lokal tak benar-benar pasif

Surabaya (ANTARA) – Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Mufti Anam, mengapresiasi langkah yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir dalam menangani penyaluran virus Corona (COVID-19), seperti menguatkan BUMN farmasi serta rumah melempem milik BUMN.

“Saya taksir langkah Pak Erick Thohir perlu didukung. Sesuai arahan Presiden Jokowi, BUMN kerja cukup cepat pada tiga aspek sekaligus. Kinerja BUMN dalam menangani COVID-19 ini ke depan harus ditingkatkan sampai pandemik selesai, ” ujar Mufti, di siaran persnya, diterima di Surabaya, Senin.

Dia menjelaskan tiga aspek yang dikerjakan secara cepat masing-masing aspek keselamatan serta kesehatan masyarakat, yakni Kementerian BUMN dengan kementerian terkait bergerak membikin RS darurat di Wisma Atlet maupun di Pulau Galang. Erick mengonsolidasikan BUMN farmasi serta rumah sakit milik BUMN.

Baca juga: BUMN diminta tak lakukan PHK di masa pandemi COVID-19

“Total RS BUMN bisa menangani 10. 000 anak obat Corona, tapi semoga tidak datang sebanyak itu yang benar-benar dirawat. Kemudian obat-obatan, seperti Klorokuin serta Avigan juga siap, ” ucapnya.

Mufti, turut mengapresiasi langkah Kementerian BUMN mendatangkan jalan penguji virus Corona yang bisa melakukan hingga 1. 400 tes per hari.

“Itu akan mempercepat dan memperluas pengetesan karena kita tahu Indonesia ialah salah satu negara dengan rasio pengetesan Corona yang cukup nista. Semakin menjamur tes, tentu upaya-upaya mitigasi bisa cepat dilakukan untuk menahan mata rantai penyebaran, ” ujarnya.

Kemudian, adanya rintisan BUMN telekomunikasi dalam memberikan bagian internet gratis agar para anak sekolah bisa belajar di rumah jadi bagian dari physical distancing untuk memutus mata rantai COVID-19 juga diapresiasi Mufti.

Berikutnya, kata pendahuluan Mufti, adalah penyiapan jaring pendamai sosial masyarakat terdampak, di antaranya kesiapan bank BUMN menyalurkan sandaran pemerintah, kesiapan PLN memastikan konsumen 450 VA dan 900 VA menikmati gratis dan diskon elektrik, Bulog sebagai pemasok bantuan sosial, dan CSR BUMN berupa paket sembako ke masyarakat.

“Jaring pengaman sosial penting karena begitu banyak pekerja informal yang pendapatan hariannya menurun drastis. Padahal sebagian mereka tidak masuk PKH maupun Bantuan Pangan Nontunai pemerintah, ” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Mufti mengaku, juga telah mengusulkan jaring pengaman ditambahkan untuk paket nutrisi ibu hamil agar ibu dan janinnya pasti sehat meski kondisi ekonomi puak sedang sulit.

Baca juga: Legislator pengetahuan Erick Thohir rekrut putra Papua majukan BUMN

Adapun aspek ketiga soal menjaga dan memulihkan ekonomi, salah satunya dengan kebijakan restrukturisasi nilai dari bank-bank BUMN.

“Restrukturisasi kredit sebagian sudah berkepanjangan, itu melegakan. Tapi saya harap digencarkan hingga ke UMKM di kecamatan-kecamatan agar ekonomi lokal tak benar-benar mati, ” tuturnya.

Pasca-pandemik, Mufti berharap BUMN langsung memacu proyek dan investasi untuk menggerakkan ekonomi.

“Harus disiapkan sekarang. Perlu ada skenario-skenario berdasarkan permodelan tertentu. Misalnya, pandemik selesai bulan sekian, oleh karena itu investasi BUMN sekian rupiah telah siap, dan seterusnya, ” ujarnya.

Menyuarakan juga: Legislator Mufti ingatkan BUMN gandeng pengusaha muda dan UMKM lokal

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020