Kuliner Ramadan Jadi Pemersatu Danau Wetan Tasikmalaya

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYA – Pemuda-pemudi Danau Wetan Tasikmalaya yang lumrah dengan Paguyuban Gelatik Akang Empang Wetan menggelar Kuliner Semarak Ramadan, yang memakai pelataran beberapa toko pada Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Tanah air Tasikmalaya.

Seorang penggagas kegiatan tersebut, Yudi Gabel mengungkapkan, acara tersebut digelar sebagai media pertemuan yang akan dijadikan sarana bernostalgia. Hal itu dilakukan pokok para peserta bisa kembali berjumpa dengan sahabat dalam masa kecil. Para peserta juga bisa mengenang masa-masa yang pernah dilalui beserta, serta berbagi cerita merayu. Apalagi di momen Ramadan ini sangat cocok buat bersilaturahmi.

“Kawasan Empang Wetan keberadaannya ada di pusat Kota Tasikmalaya dengan jumlah penduduk yang padat sebagian warganya hidup berprofesi sebagai buruh. Hampir semua rumah berada di gang-gang kecil di tengah himpitan gedung dan gudang, ” terang Yudi
kepada TIMES Indonesia, Sabtu (17/4/21).

Selain itu kata Yudi, digelarnya kegiatan tersebut juga untuk menyerahkan peluang kepada ibu-ibu & pelaku usaha UMKM Kuliner di wilayah Empang Wetan. Ia berharap, pelaku cara kuliner di wilayahnya dengan memiliki jiwa kerja membanting dan gotong-royong dapat menyenggau mimpi bersama untuk mencapai kesejahteraan apalagi di kala pandemi ini.

Begitu serupa dengan para pemuda, dia berharap menjadi pelopor dan berkiprah menjadi agen perubahan sosial dan ekonomi untuk masyarakat di lingkungannya. Menurutnya, tidak ada yang merasakan jadi pahlawan, semuanya sepadan dalam karya berangkat dari titik yang sama menuju muara yang sama buat membantu masyarakat.

“Menyoal siapa yang diuntungkan? Dalam sistem kuliner itu semua sudah ada jatah rezekinya, pedagang berbagi hasil dengan tukang panggul tenda, tim kebersihan, tukang listrik, pengurus paguyuban. Pembagian hasil diputuskan melalui musyawarah sepaham semua pihak. Hasil banyak atau sedikit yang pertama disyukuri supaya berkah, ” imbuhnya.

Seorang warga yang menjadi peserta Ramadan Kuliner, Lili mengungkapkan, Ramadan Kuliner ini betul membantu usahanya, karena kala pandemi ini penjualan empek-empek omsetnya menurun. Dengan adanya Ramadan Kuliner itu, tidak usah membeli lapak, tetapi semua warga di Danau Wetan bisa bahu-membahu bergotong-royong. Acara tersebut juga era malam bisa dijadikan ajang tempat diskusi oleh warga untuk membahas pengembangan pembangunan dan kehidupan masyarakat di lingkungan Empang Wetan.

“Apresiasi dan ucapan dapat kasih pada para muda Gelatik Mas Empang Wetan yang telah berkarya melaksanakan Kuliner Semarak Ramadan. Tersebut kegiatan yang sangat positif yang perlu didukung sebab semua pihak. Saya berniat kegiatan ini tidak cuma dilakukan di bulan Ramadan, tetapi terus dilanjutkan dalam tahun berikutnya, ” harapnya. (*)