Hati-Hati! Aksi Pencuri Mobil Modus Matikan Saklar Lampu GarasiÂ

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Keahlian pencurian mobil kini sangat tinggi, bila tidak berhati-hati mobil yang diparkir pada garasi akan raib dalam waktu singkat.

Seperti perihal dua hari lalu, peristiwa penyamunan mobil Honda CRV di suatu rumah dengan modus tidak natural yakni mematikan lampu terjadi di Kelurahan Tanjung Barat Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2020).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04. 50 WIB. Menurut keterangan dari petugas pengamanan RW 07 dengan bertugas pada hari itu, karakter melakukan aksinya seorang diri.

“Sebelum masuk ke vila sasaran, saya sempat melihat karakter turun dari ojek online yang kebetulan cukup jauh dari rumah kejadian. Pelaku juga sempat saya tegur dan pelaku mengaku tahu dengan pemilik rumah yang menjadi korban pencurian, ” ujar Dani petugas pengamanan warga RW. 07 kepada TIMES Indonesia di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Dibanding informasi yang dihimpun, pelaku memakai hoodie berwarna gelap kemudian mencantumkan celana jeans pendek. Selain itu, pelaku juga sempat berkeliling pada sekitar rumah korban beberapa kali pada pukul 03. 00 WIB.

“Saya sempat bersemuka pelaku dan menegurnya, dan kami melihat sikap yang tidak pokok dari orang tersebut. Ketika kami rasa mencurikan kemudian saya mencoba mencarinya tapi pelaku sudah lelap. Saya merasa pelaku sudah kesimpulan sekali jalan-jalan di sini, ” ujar Mardi.

Saat kejadian, teman korban yang status dalam rumah sempat terbangun untuk melakukan ibadah Salat Subuh. Mengiakan tidak mendengar sama sekali masa pelaku beraksi. Karena dinilai pelaku sengat menguasai letak dari rumah tersebut, teman korban hanya tersadar ketika mobil tersebut sudah ada didepan garasi dan mobil dengan cepat dibawa kabur.

“Ketika itu saya sudah bentuk, tapi saat pelaku mencoba mengambil gerbang atau mematikan saklar kami tidak mendengar sama sekali tersedia suara langkah pelaku ataupun perkataan gerbang garasi terbuka. Saya tersadar ketika mobil sudah dinyalakan & ketika itu mobl di angkat dengan kecepatan tinggi, ” perkataan Afif.

Untuk diketahui, hingga kini unit Reskrim Polsek Jagakarsa Jakarta Selatan masih di melakukan olah TKP dan menyelenggarakan pengecekan CCTV di sekitar peristiwa perkara. Setelah semua keterangan dirasakan cukup, Kapolsek akan melakukan pemburuan pelaku dimana pun keberadaannya. (*)