Gojek Pastikan 430 Karyawan Terdampak Keefisienan Dapat Pesangon Layak

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gojek Indonesia mengisbatkan para karyawan yang terkena efek efisiensi bisnis, akan mendapat benefit termasuk pesangon di atas kaki yang ditetapkan pemerintah.

Gojek pun memberikan dukungan perusahaan bagi karyawan yang terdampak, kesimpulan ini. Berikut dukungan perusahaan yang diberikan pada karyawan:

Pesangon: Keberlangsungan finansial menjadi menggubris terbesar saat ini. Karyawan dengan terdampak akan menerima pesangon (kami menetapkan minimum gaji 4 pekan) ditambah tambahan 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya hidup.

Pembayaran gaji selama periode pemberitahuan: Kami tidak mewajibkan karyawan yang terdampak untuk bergerak saat sudah memasuki periode pemberitahuan, supaya karyawan dapat fokus memikirkan mengenai rencana mereka di zaman mendatang. Namun, kami tetap akan membayar gaji mereka secara lengkap.

Equity arrangement: Periode tunggu (annual cliff) bagi pekerja yang memiliki hak kepemilikan saham akan dihapus, sehingga karyawan dengan meninggalkan Gojek dapat memiliki saham di perusahaan yang telah mereka bangun.

Pembayaran terlanjur tahunan dan hak lainnya: Kami akan membayarkan cuti tahunan dengan tidak digunakan, selain juga hak-hak lainnya termasuk cuti melahirkan.

Perpanjangan asuransi kesehatan: Di tengah krisis kesehatan global ini, kami ingin memastikan bahwa kebutuhan terkait kesehatan karyawan yang terdampak tetap dapat terpenuhi. Kami mau memperpanjang skema asuransi kesehatan untuk karyawan yang terdampak dan pula bagi keluarga mereka, hingga 31 Desember 2020.

Perlengkapan: Karyawan dapat tetap memiliki laptop mereka untuk membantu mencari peluang lain.

Perpanjangan rencana bantuan karyawan: Kami sangat menghiraukan kondisi emosional dan psikologis pekerja yang terdampak. Oleh karena tersebut, kami memperpanjang masa dukungan awak, mencakup program layanan kesehatan moral, finansial, dan konsultasi lainnya selama tiga bulan ke depan.

Program outplacement: mencari pekerjaan baru tidak pernah mudah, jadi kami memberikan program outplacement dengan akan membantu setiap orang untuk mencari pekerjaan.

Seolah-olah yang diberitakan sebelumnya, Gojek mencanangkan PHK 430 karyawan akibat, terdampak efek Covid-19. Gojek melakukan berbagai penyesuaian bisnis guna mengakomodir karakter baru pelanggan sejak adanya pandemi.

Perusahaan bekerja cocok erat dengan mitra merchant buat mengakomodir adanya perubahan pada suruhan, membantu merchant yang sebelumnya hanya menjajakan produk secara offline menjadi bisa bermigrasi ke online secara cepat.

GoJek Indonesia juga bakal mengimplementasikan berbagai inisiatif guna menjunjung keberlangsungan mata pencaharian mitra driver. Gojek juga telah menghadirkan usaha baru seperti penjualan barang kebutuhan sehari-hari dan makanan siap masak di layanan GoFood, serta meningkatkan layanan pengiriman. (*)