Festival Batik Jawa Timur 2021, Tonjolkan Keragaman Seni Membatik Pandalungan

TIMESINDONESIA, JEMBER – Setelah merunduk cukup lama karena diterpa pandemi Covid-19, gairah negeri fashion di Kabupaten Jember tampak kembali menggeliat. Kejadian tersebut bisa dirasakan dengan digelarnya Festival Batik Jawa Timur 2021 dan JeFT 2 (Jember Fashion Trend 2).

Festival yang digelar selama tiga hari berturut-turut, yakni 19 – 21 Maret 2021 di Hotel Meotel Jember, Jalan Karimata, Jember tersebut dimeriahkan berbagai panggung fashion.

Amir Sidiq Ansyori, Event Director Festival pada TIMES Indonesia mengatakan, secara mengambil tema Warna-Warni Jawa Timur, Festival Batik Jawa Timur 2021 ingin menonjolkan keberagaman warna yang terbentuk dari karya seni menulis khas Jawa Timur.

Keberagaman tersebut, lanjutnya, dapat menyampaikan makna bahwa perbedaan itu indah.

“Dan dapat memajukan industri menggambar Jawa Timur khususnya dalam Jember dan kawasan Pandalungan (Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, dan Jember, Red) di umumnya serta memasyarakatkan penggunaan batik dalam keseharian, ” kata Amir saat ditemui di lokasi acara.

Festival ini digelar 19 – 21 Maret 2021 dan menjadi etalase mahakarya batik di Jawa Timur khususnya Jember serta batik Pandalungan.

“Acara ini juga dimeriahkan oleh beberapa acara yaitu Meotel Jember Singing Star, Pemilihan Puteri Batik Jawa Timur, dan di keadaan terakhir acara ini hendak ditutup oleh Jember Busana Trend 2nd Edition 2021, ” terang Amir.

Pada tanggal 19 Maret 2021 acara tersebut diisi oleh acara lomba bernyanyi yaitu Meotel Jember Singing Star, yang diikuti oleh 58 peserta.

“Untuk hari tersebut adalah hari pertama yakni Meotel Jember Singing Star. Yang mengangkat menggunakan lagu-lagu Indonesia bertema kebangsaan. Ana berharap dengan adanya lagak kebangsaan ini anak-anak lebih tahu dengan lagu kewarganegaraan nasional di Indonesia, ” tuturnya.

Selain tersebut, acara ini sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2019 dengan bernama Festival Batik Pandalungan.

Namun berbeda dengan tahun ini, sebab pagelaran ini digelar secara menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Di era pandemi kami tidak bisa tinggal diam jadi saya berharap Festival Batik Jawa Timur 2021 ini seluruh geliat industri fashion maupun industri entertainment ini langgeng bergerak dengan protokol dengan ada, ” harapnya. (*)