DPRD Surabaya Apresiasi Jaminan Kesehatan tubuh Semesta oleh Wali Tanah air Eri Cahyadi

TIMESINDONESIA, SURABAYA – DPRD Surabaya mengapresiasi upaya Pemangku Kota Eri Cahyadi di memberi Jaminan Kesehatan Semesta ( Universal Health Coverage ) bagi warga Kota Pahlawan.

Apresiasi disampaikan langsung oleh Ketua Komisi D bidang kesehatan dan kesejahteraan rakyat, Khusnul Khotimah sudah menghadiri penandatanganan MoU jarang Pemkot Surabaya dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Selasa (16/3/2021).

“Alhamdulillah hari ini sudah dilakukan penandatanganan MoU dengan kita tahu bahwa itu sebagai langkah cukup bagus dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dengan ada di kota Surabaya, ” ucap Khusnul kepada TIMES Indonesia.

Khusnul-Khotimah-Ketua-Komisi-D-DPRD-Surabaya.jpg Khusnul Khotimah Ketua Komisi D DPRD Surabaya. (Foto: Ammar Ramzi/TIMES Indonesia)

Dengan perjanjian ini, berangkat bulan April, warga Surabaya cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan pengobatan secara gratis. Untuk meyakinkan kemudahan kanal berobat, Khusnul juga menguak banyaknya rumah sakit yang telah menjalin kerjasama dalam upaya Umum Health Coverage ini.

“Sudah ada lebih dari 50% rumah sakit baik hak pemerintah kota maupun hak swasta yang bergabung & bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya maupun secara BPJS. Itu artinya bahwa aksebilitas kemudian proteksi keuangan dan kualitas cukup indah tersaji, ” papar anggota dewan asal fraksi PDIP ini.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, wali kota Eri Cahyadi menyampaikan bahwa warga dengan mengalami kesulitan dalam berobat tidak perlu lagi membuktikan surat keterangan miskin. “Ini dalam rangka pemerintah me warganya. Masa ketika mau berobat kamu harus serahkan surat petunjuk miskin dulu, ” ungkapnya.

“Ke depan, semua warga Surabaya masa sakit cukup lihatno (lihatkan) KTP. Berangkat bulan April, InsyaAllah langsung dilayani, ” tambahnya.

Langkah ini dia tempuh untuk menjamin kesehatan warga Surabaya, apalagi dalam tengah masa pandemi Covid-19 sekarang ini warga menjalani kesulitan ekonomi.

“Situasi hari ini, mohon maaf yang kaya bisa tiba-tiba jadi miskin sebab sakit. Karena pandemi tempat di-PHK nggak bisa bayar rumah kecil. Maka dengan upaya tersebut, APBD kembali pada anak buah. InsyaAllah di bulan April harus sudah berjalan, ” jelasnya.

Maka dari itu sebagai wakil rakyat pada lembaga legislatif, DPRD Surabaya, Khusnul menyampaikan apresiasi & mengajak warga Surabaya buat tidak perlu khawatir perkara kualitas layanan Jaminan Kesehatan tubuh Semesta. “Jadi tidak menetapkan khawatir soal kualitas serta proteksi keuangannya, tentunya menjelma bagian yang tidak terisolasi dalam rangka pemenuhan status kesehatan masyarakat kota Surabaya ini, ” tutupnya. (*)