Diutamakan Transaksi Online, Loket Penjualan Kartu KA di Bondowoso Ditutup

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Di pusat pandemi Covid-19, segala aktifitas diupayakan menghindari kontak langsung. Oleh sebab itu, pada 2021 loket penjualan tiket di Stasiun atau Museum Kereta Api (KA) Kabupaten Bondowoso ditutup.

Kepala Stasiun Bondowoso, Sugeng mengatakan, keputusan itu dasar sudah ditegaskan beberapa bulan lulus dari Daop 9 Jember, tepatnya sejak 1 Januari kemarin. Lima stasiun yang berada di wilayah Daop 9 Jember juga tidak melayani penjualan tiket.

“Yakni Stasiun Bondowoso, Arjasa, Jatiroto, Glenmore, dan Sumberwadung. Sebelumnya kelima stasiun itu masih dapat melayani pemesanan tiket kereta api, ” katanya.

Stasiun-Bondowoso-2.jpg

Menurutnya, Tahun 2021 ini memang diarahkan calon penumpang membeli tiket di aplikasi resmi KAI secara online. “Jadi loket Stasiun Bondowoso tidak bisa lagi melayani penjualan tiket. Baik gerobak jarak jauh maupun dekat, ” jelasnya.

Sementara tersebut, salah seorang penumpang kereta obor di warga Bondowoso, Abror mengiakan sering beli tiket di Museum KA. “Saya cukup menyayangkan penutupan penjualan tiket itu. Loket itu, merupakan akses mudah mendapatkan kartu bagi warga Bondowoso, ” katanya.

Apalagi kata tempat, calon penumpang bisa bertanya bertambah detail terkait perjalanan KA. Tempat berharap bisa beroperasi kembali. “Saya berharap bisa dibuka lagi. Karena memudahkan penumpang untuk membeli tiket tidak harus ke Jember, ” terangnya.

Selama itu Stasiun KA Kabupaten Bondowoso dijadikan Museum KA sejak 2016. Namun tetap melayani penjualan tiket. Namun di tengah Pandemi Covid-19 era ini, loket kembali ditutup. (*)